Halo teman-teman.
beberapa waktu lalu, ada teman kerja ku yang bilang di slack kalau dia lagi fomo dan overwhelmed sama trend ai.
katanya, tiap hari lihat postingan orang-orang yang “mendadak cuan” dari ai, rasanya jadi pengen ikut-ikutan, takut ketinggalan, dan akhirnya malah bingung sendiri mau ngapain.
fomo (fear of missing out) ini emang gampang banget bikin kita terdistraksi. terlalu sering lihat update di sosial media, kadang bikin kita pengen coba semua hal yang lagi hype, padahal belum tentu cocok atau sesuai sama tujuan kita. akhirnya, yang dikerjain jadi setengah-setengah dan hasilnya juga kurang maksimal.
sebagai alternatif, aku biasanya menyarankan jomo (joy of missing out). kurangi waktu di sosial media, dan lebih fokus ke hal-hal yang memang penting buat diri sendiri.
kalau kita perkuat fundamental—entah itu skill, mindset, atau tujuan—trend apapun yang lewat nggak akan terlalu ngaruh. kita juga jadi nggak gampang reaktif sama apa yang diposting orang lain.
dengan begitu, kita bisa lebih tenang dan fokus ke tujuan sendiri, tanpa harus ikut-ikutan atau merasa ketinggalan. kadang, nggak apa-apa kok kalau nggak selalu update sama trend terbaru. yang penting, kita tahu apa yang mau dicapai dan tetap konsisten di jalur kita sendiri.
kalau kamu juga lagi ngerasa fomo, coba deh nikmatin jomo. lebih tenang, lebih fokus, dan lebih bahagia sama perjalanan sendiri.
Beberapa link yang menarik
Tulisan. Software should feel like a magic.
Course gratis. Intro to ChatGPT.
Referensi interaksi di ios app. 60fps design.
Twitter Threads. How to design clean dashboard.
Tulisan. Design Buddy nya Thomas Budiman. Banyak insight menarik disini.
Reminder untuk desainer. Kalo kamu ngerasa stuck karena skill dan hasil desain mu yg sekarang tidak sebagus yang kamu ekspektasikan, lihat video ini.
Highlight ku di minggu kemarin
Desain website. Weekend kemarin dan after office hour ku untuk beberapa hari kedepan kemungkinan akan aku pake untuk bantuin desain website bisnisnya mantan bos ku dulu.
Progress terakhir masih dalam tahap concept desain.
Nulis artikel di medium. Karena aku lagi belajar SwiftUI dan menurutku tidak banyak source belajar SwiftUI dalam bahasa Indonesia, jadinya aku bikin publikasi di Medium dengan nama Belajar SwiftUI.
Masih kosong, lagi nulis artikel pertamanya.
Sekian untuk kali ini yaa.
Sampai jumpa di berkabar berikutnya.